Radang Otak Meningitis pada Anak

Meningitis atau disebut juga dengan istilah radang otak adalah peradangan yang terjadi pada selaput otak akibat terjadinya infeksi.

Banyak hal yang dapat menjadi faktor terjadinya meningitis, salah satunya adalah infeksi akibat virus, bakteri, ataupun parasit. Dua jenis bakteri yang paling banyak menyebabkan radang otak adalah dari jenis ‘streptococcus pneumoniae’ (pneumococcus) dan ‘neisseria meningitidis’ (meningococcus).

Radang otak yang disebabkan oleh meningococcus sangat menular. Bakteri ini hidup di hidung serta tenggorokan dan dapat ditularkan ke orang lain melalui pengeluaran pernafasan. Meningitis yang disebabkan oleh bakteri bisa menyebabkan kematian, sekitar 5 hingga 10 persen penderita meningitis mengalami kematian.

Radang Otak Meningitis pada Anak
Radang Otak Meningitis pada Anak

Akibat dari radang otak meningitis yang sangat berbahaya ini perlu menjadi perhatian kita bersama. Pemerintah kita saat ini juga sudah sangat perhatian dengan penularan meningitis, bisa kita buktikan dengan persyaratan untuk melakukan perjalanan haji atau umrah salah satunya adalah suntik meningitis.

Berikut gejala-gejala yang ditunjukkan jika seseorang mengalami meingitis:

  • Terjadi demam dengan suhu diatas 38 0C
  • Anak menderita sakit kepala
  • Anak mengalami mual, muntah-muntah serta diikuti dengan diare
  • Si anak tidak berkenan untuk menundukkan kepala

Pengobatan radang otak meningitis

Jika buah hati Anda menderita meningitis maka anak harus mendapatkan perawatan yang cukup intensif di rumah sakit. Jika meningitis disebabkan oleh bakteri maka dokter akan memberikan terapi antibiotik.

Periode penyembuhan meningitis sangatlah bergantung pada seberapa parah tingkat penyakit yang diderita oleh anak Anda, serta apakah terdapat komplikasi atau tidak pada organ tubuh yang lainnya. Sekarang ini jarang sekali kita temui kasus meningitis pada anak-anak. Penemuan vaksin hemophillus influenze serta vaksin pneumococcal telah mengurangi jumlah penderita meningitis pada anak.

Kondisi paling buruk jika anak terkena meningitis

Diperkirakan sekitar 10-20% anak telah menderita meningitis yang disebabkan oleh bakteri yang bisa bertahan hidup walau terkena berbagai macam komplikasi disepanjang sisa hidupnya. Komplikasi ini bisa berupa seringnya yang bersangkutan mengalamii kejang-kejang, kebutaan, ketulian, dan lambatnya perkembangan anak.

Tips untuk mencegah terjadinya penularan meningitis

  • Jangan menggunakan bekas peralatan makan dan minum anak yang mengalami meningitis setelah si penderita memakannya.
  • Orang-orang terdekat yangg melakukan kontak dengan penderita radang otak meningitis harus segera dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui mereka terjangkiti penyakit ini atau tidak.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *